PERKEMBANGAN MASA PRENATAL (KONSEPSI)

Posted in Pribadi on Maret 20, 2014 by elfatraniy

PERKEMBANGAN MASA PRENATAL (KONSEPSI)

Makalah Ini Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Psikologi Perkembangan

Dosen Pengampu: Imron, MA

Disusun oleh:

   Nama      : Amin Wahyu Handoko

NPM      : 13.0401.0009

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

FAKULTAS AGAMA ISLAM

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAGELANG

2014

Baca lebih lanjut

MANAJEMEN MADRASAH DI ERA GLOBALISASI

Posted in Pribadi on Maret 18, 2014 by elfatraniy

MANAJEMEN MADRASAH DI ERA GLOBALISASI

Oleh: Amin Wahyu Handoko

NPM: 13.0401.0009

  1. PENDAHULUAN

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa perubahan di hampir semua aspek kehidupan manusia dimana berbagai permasalahan dapat dipecahkan dengan upaya penguasaan dan peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain manfaat bagi kehidupan manusia di satu sisi perubahan tersebut juga telah membawa manusia ke dalam era persaingan global yang semakin ketat. Agar mampu berperan dalam persaingan global, maka sebagai bangsa kita perlu terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan kenyataan yang harus dilakukan secara terencana, terarah, intensif, efektif dan efisien dalam proses pembangunan, kalau tidak ingin bangsa ini kalah bersaing dalam menjalani era globalisasi tersebut.

Berbicara mengenai kualitas sumber daya manusia, pendidikan memegang peran yang sangat penting dalam proses peningkatan kualitas sumber daya manusia. Peningkatan kualitas pendidikan merupakan suatu proses yang terintegrasi dengan proses peningkatan kualitas sumber daya manusia itu sendiri. Menyadari pentingnya proses peningkatan kualitas sumber daya manusia, maka pemerintah bersama kalangan swasta sama-sama telah dan terus berupaya mewujudkan amanat tersebut melalui berbagai usaha pembangunan pendidikan yang lebih berkualitas antara lain melalui pengembangan dan perbaikan kurikulum dan sistem evaluasi, perbaikan sarana pendidikan, pengembangan dan pengadaan materi ajar, serta pelatihan bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya. Baca lebih lanjut

CARA MENGUSIR SETAN DARI RUMAH

Posted in Pribadi on Maret 16, 2014 by elfatraniy

baqarah.2Oleh: Amin Wahyu Handoko elfatraniy

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنْ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

“Jangan kalian jadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan. Sesungguhnya syetan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya.” (HR. Muslim, no. 780)

Dari Abu Umamah al-Bahili Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

اقْرَءُوا سُورَةَ الْبَقَرَةِ فَإِنَّ أَخْذَهَا بَرَكَةٌ وَتَرْكَهَا حَسْرَةٌ وَلَا تَسْتَطِيعُهَا الْبَطَلَةُ

“Bacalah surat Al-Baqarah, sesungguhnya mengambilnya itu barakah, meninggalkannya adalah kerugian. Sihir tidak mampu mengalahkannya.” (HR. Muslim)

RINGKASAN CARA PELAKSANAAN JENAZAH

Posted in Fiqih Umum on Maret 16, 2014 by elfatraniy

Oleh: Amin Wahyu Handoko Elfatraniy

PADA SAAT SAKIT

  1. Orang yang sakit wajib menerima qadha (ketentuan) Allah, bersabar menghadapi serta berbaik sangka kepada Allah, semua ini baik baginya.
  2. Ia harus mempunyai perasaan takut serta harapan, yaitu takut akan siksaan Allah karena adanya dosa-dosa yang telah ia lakukan, serta harapan akan rahmat Allah.
  3. Bagaimana parahnya penyakitnya, ia tidak boleh mengangan-angan kematian, kalaupun terpaksa, maka hendaknya ia berdoa : -Allahumma ahyanii maa kanati al-hayatu khairan lii wa tawaffaniy idzaa kanati al-wafaatu khairan lii- “Artinya : Ya Allah hidupkanlah akau jika kehidupan lebih baik bagiku, matiknalah aku jika kematian lebih baik bagiku”
  4. Jika ia mempunyai kewajiban yang menyangkut hak orang lain, hendaknya menyelesaikan secepat mungkin. Jika tidak mampu, hendaknya berwasiat untuk penyelesaiannya.
  5. Ia harus bersegera berwasiat Baca lebih lanjut

ciri-ciri orang yang sholih

Posted in Uncategorized on Mei 2, 2013 by elfatraniy

 

Para ahli tafsir menyebutkan, yang dimaksud dengan “orang-orang yang telah diberi nikmat” adalah para nabi, shiddiqin (orang-orang yang benar keimanannya), syuhada (orang-orang yang mati dalam membela agama Allah) dan shalihin (orang-orang yang sholih). Jadi, dalam surat Al Fatihah terkandung do’a menjadi orang sholih.

Kesalehan bisa diraih bukan sekedar dengan do’a tapi harus dibarengi dengan mujahadah (usaha yang sungguh-sungguh dan berkesinambungan). Berikut akan dijelaskan ciri-ciri orang yang sholih, mudah-mudahan kita bisa melatih diri untuk mewujudkannya dalam diri kita. Ciri-cirinya sebagai berikut, Baca lebih lanjut

Ciri-Ciri Su’ul Khatimah

Posted in Uncategorized on Mei 1, 2013 by elfatraniy

1. Rusak Aqidahnya Ini adalah peringatan pertama. Bahwa sekalipun seorang sentiasa melakukan amal sholeh dan zuhud (tidak mengejar kemewahan dunia). Tetapi jika aqidahnya rusak sedangkan dia tetap meyakini bahwa aqidahnya masih betul (lurus) dan tidak pernah merasa telah tersesat, maka dia akan melihat kesesatan aqidahnya itu, ketika datang saat sakaratul maut (hampir mati) nanti. Dalam Firman-Nya yang lain dalam ayat 103 hingga 104 surah Al-Kahfi Allah menerangkan: Katakanlah: “Apakah akan kami beritahu kepadamu tentang orang-orang yang paling rugi perbuatannya? Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini. Sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.” Setiap aqidah yang melenceng dari landasan Islam yang benar (syari’at Islam), maka segala amal sholeh dan kezuhudnya, tidak dapat menjadi penolong baginya kelak. Aqidah yang shohih (yang lurus) adalah telah tertuang dalam Al-Quran dan Hadits. Baca lebih lanjut

Tanda-Tanda Khusnul Khotimah

Posted in Uncategorized on Mei 1, 2013 by elfatraniy

1. Mereka yang dapat mengucapkan syahadah menjelang kematian sebagaimana ditunjukkan dalam banyak hadis sahih, antaranya Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Barang siapa yang ucapan terakhirnya ‘Laa ilaaha illallah’, maka dia masuk syurga.” (Hadis Hasan)
2. Kematian yang disertai dengan basahnya kening dengan keringat atau peluh berdasarkan hadis Buraidah bin Hushaib r.a: Dari Buraidah bin Khusaib RA bahawa ketika dia berada di Khurasan sedang membesuk seorang sahabatnya yang sakit dia mendapatinya sudah meninggal tiba-tiba keningnya berkeringat maka dia berkata: “Allahu Akbar!, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Kematian seorang mukmin disertai keringat di keningnya.” (Hadis Sahih)
3. Mereka yang (baik-baik dan soleh) meninggal dunia pada malam Jumaat atau siangnya berdasarkan sabda Rasulullah SAW: “Tidaklah seorang Muslim yang meninggal pada hari Jumaat atau malam Jumaat melainkan Allah melindunginya daripada seksa kubur.”
4. Meninggal dalam keadaan syahid di medan perang sebagaimana ertinya: “Dan janganlah sekali-kali kamu mengira bahawa orang-orang yang terbunuh di jalan Allah mati, tetapi mereka hidup diberi rezeki di sisi Tuhan mereka. (QS Ali Imran:169)
Rasulullah SAW juga pernah bersabda: “Orang yang syahid mendapatkan enam perkara: Diampuni dosanya sejak titisan darahnya yang pertama; diperlihatkan tempatnya dalam syurga; dijauhkan dari seksa kubur; diberi keamanan dari goncangan yang dahsyat di hari kiamat; dipakaikan mahkota keimanan; dinikahkan dengan bidadari syurga; diizinkan memberi syafaat bagi tujuh puluh anggota keluarganya.” Baca lebih lanjut