Ciri-Ciri Su’ul Khatimah

1. Rusak Aqidahnya Ini adalah peringatan pertama. Bahwa sekalipun seorang sentiasa melakukan amal sholeh dan zuhud (tidak mengejar kemewahan dunia). Tetapi jika aqidahnya rusak sedangkan dia tetap meyakini bahwa aqidahnya masih betul (lurus) dan tidak pernah merasa telah tersesat, maka dia akan melihat kesesatan aqidahnya itu, ketika datang saat sakaratul maut (hampir mati) nanti. Dalam Firman-Nya yang lain dalam ayat 103 hingga 104 surah Al-Kahfi Allah menerangkan: Katakanlah: “Apakah akan kami beritahu kepadamu tentang orang-orang yang paling rugi perbuatannya? Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini. Sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.” Setiap aqidah yang melenceng dari landasan Islam yang benar (syari’at Islam), maka segala amal sholeh dan kezuhudnya, tidak dapat menjadi penolong baginya kelak. Aqidah yang shohih (yang lurus) adalah telah tertuang dalam Al-Quran dan Hadits.

2. Melanggengkan Perbuatan Maksiat Rasulullah bersabda: “Celaka orang yang banyak zikrullah dengan lidahnya, tapi ia bermaksia terhadap Allah dengan perbuatannya.“ (Riwayat Adailami).Orang yang semula ahli maksiat, tapi dengan segera diikuti taubat, maka dia tidak akan mengalami kegetiran sakaratul maut. Bahkan dijanjikan segal kejahatannya akan diganti dengan kebaikan sebagaimana firman Allah Ta’ala: “Kecuali orang-orang yang bertaubat beriman, dan mengerjakan amal sholeh, maka kejahatan mereka diganti Allah Maha Pengampun lagi Maaha Penyayang“(Al-Furqan: 70)

3. Berpaling Dari Istiqaamah (Islam) Sebagaimana yang terjadi pada iblis, dimana sebelumnya dia adalah merupakan pemimpin para malaikat dan guru mereka dalam ketaatan kepada Allah, akan tetapi iblis melakukan pembangkangan, maka dia diganjari makhluk yang terkutuk dan sesat.contoh bagi orang yang diperdaya oleh syaitan: “(bujukan orang-orang munafik itu adalah)seperti (bujukan) syaitan ketika dia berkata kepada manusia: “Kafirlah kamu!”, maka tatkala manusia itu telah kafir maka dia berkata: “Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu karena sesungguhnya aku takut kepada Allah Tuhan semesta alam”. Maka adalah kesudahan keduanya, bahwa sesungguhnya keduanya (masuk) ke dalam neraka, mereka kelak di dalamnya. Demikian balasan orang-orang yang zalim”.

4. Lemah Iman terakhir, lemahnya iman menjadi indikasi seseorang akan masuk dalm kelompok su’ul khatimah. Ini terjadi karena seseorang yang memiliki keimanan yang lemah, maka lemahlah kecintaannya kepada Allah, sebaliknya: kuat dan bertambahlah kecintaannya kepada dunia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: